mengingat beberapa tahun yang lalu ada anak yang sedang membicarakan masa depan nya,salah satu diantar dua orang tersebut adalah saya sejak kecil kami sudah membicarakan masa depan kami,kami ingin bisa membanggakan keluarga kami di saat kami bermainkami selalu membicarakan cita²kami yang ingin di gapai,kami pun sering juga melihat cita²kami di HP atau TV kami saling mendukung satu sama lain kami sering kemana mana pun berdua sudah seperti adik kk sekolah pub kami pergi berdua,setelah lulus sekolah dasar kami terpisahkan oleh gedunf sekolah karna untuk menggapai cita-cita yang kami inginkan,saya mulai masuk bangku SMP dan teman saya pun sama tapi kami sudah berbeda sekolah, saya dan teman saya pun sudah mulai jarang bertemu di karnakan beda gedung sekolah di kampung pun kami saya tidak lama bertemu karna terbatasnya waktu bermain sama sekolah,di saat kami mengobrol kami berjanji untuk saling mendukung dan mendoakan satu sma lain agar tercapai cita-citanya masing²,dan tidak melupakan persahabatan yang sudah seperti sodara sendiri, setelah 3tahun di gedung smp saya pun lulus dan melanjutkan ke jenjang SMA dan teman sya masih sama dia masih menetap di gedung yang sama tapi sudah ke tingkat MA dan kami masih belum bisa satu gedung kembali seperti sekolah dasar yang dulu, mungkin teman saya melanjutkan di gedung yang sama karna perintag orang tua nya,dan saya pun sama melanjutkan ke jenjang SMA untuk menggapai cita-cita saya untuk menjadi abdi negara teman saya juga ingin melanjutkan untuk ke perguruan tinggi,di saat kami mulai jarang bertemu kami tidak pernah melupakan satu smaa lain ketika kami bertemu di situ kami akan bercerita apapun yang di alamin kami dan kami tidak pernah juga menyembunyikan sesuatu dari kami sendiri karna sudah seperti rumah untuk bercerita soal apapun itu,kami juga sudah saling menasehati satu sama lain saling tolong ketika saya susah dan maupun temen saya,kami mulai pokus kembali untuk menggapai cita-cita kami kamintidak akan lupa akan persahabatan ini yang sudah seperti adik kakak/keluarga sendiri SELESAI......
• MUHAMAD HOLIL
• KISAH DIRI SENDIRI
• XI-8

