ketika saya mengijak kursi SMA saya mulai memikirkan masa depan dengan sangat matang dan selalu berusaha agar bisa mendorong tercapainya cita-cita saya dan ketika saya mengikuti olahraga atletik di situ saya mendapatkan dorongan kuat dari pelatih dan teman teman,dapat meningkatkan semangat saya dan meningkatkan kualitas fisik saya,saya selalu melaksanakan latihan dengan penuh semangat dan di saat teman atketik atau kk kelas saya lulus dia mencoba untuk mendaptar menjadi abdi negara dan disitu sayapun selalu mendoakan teman saya yang bernama habib supaya bisa lolos menjadi abdi negara,di saat percobaan pertama dia kurang beruntung dan dia mencoba lagi di kesepatan ke dua dan dengan tekat dia dan usaha dia ,ia pun berhasil terpilih sebagai abdi negara tersebut,dan sayapun ikut senang dan persaan sayapun campur aduk antara sedih dan bahagia, sedihnya karna belum bisa jadi seperti teman saya, bahagia nyah karna teman saya telah tercapai cita-cita yang saya impikan dari kecill dan saya berdoa agar bisa seperti teman saya yang jadi abdi negara,dan sayapun setiap hari mendapatkan motivasi dari teman saya yang sudah menggapai cita-cita nyah.
Senin, 28 April 2025
ANAK YANG INGIN MENJADI ABDI NEGARA TANPA SUPPORT DAN PERAN AYAH DAN IBU
saya mempunyai cita-cita dari kecil menjadi abdi negara saya selalu berdo'a dan berusaha untuk menggapai cita-cita tersebut,dan saya selalu berdo'a agar orang tua saya selalu sehat dan panjang umur agar melihat saya mengapai cita-cita saya,namun takdir berkata lain sebelum saya menginjak kursi sekolah dasar ibu saya telah meninggalkan saya untuk selama lamanya dan di situ sayapun merasa terpukul dengan kepergian ibu saya, sedih rasanya kehilangan peran ibu di saat saya membutuhkan perannyah, waktu terus berlalu sayapun mulai mengikhlaskan kepergian ibu saya,sata selalu mencoba untuk kuat ketika melihat orang lain di sayangin dan di bimbing oleh ibunya,dan beberapa bulan kemudian saya masuk sekolah dasar selang beberapa bulan ketika saya sedang belajar di kelas saya mendapatkan berita dari sodara saya bahwasanyah ayah saya telah meninggal dunia dan sayapun tidak bisa menahan rasa sedih saya saya sangat terpukul saya menanggis di kelas lalu saya izin untuk pulang lebih cepat untuk melihat ayah saya terakhir kalinyah,dan di situ pun saya merasa tidak ada tujuan lagi karna tidak ada peran dan support dari kedua orang tua,lalu ketika saya sedih dan tanpa arah saya di nasehatin oleh sodara saya bahwa kepergian orang tua saya itu adalah yang terbaik buat mereka dan saya sendiri,dan di situpun saya merasa bersemangat untuk menggapai cita-cita yang telah sayang inginkan saya pokus pada pengembangan diri saya sendiri dan sampai sekarang saya terus berusaha untuk menggapai cita-cita itu agar bisa membanggakan keluarga saya walaupun kadang minder dengan orang lain yang langsung di dukung dan di do'akan oleh orang tua mereka, bohong rasanya tidak iri dengan orang lain dengan keluarga nyah yang masih lengkap,tapi saya selalu berusaha menyembunyikan iri dan minder saya melihat orang lain dengan orang tua dengan melakukan aktivitas yang positif yang bisa mendorong tercapainya cita-cita saya,saya selalu berdo'a dan berikhtiar agar apa yang saya mau bisa tercapai walaupun saya pun tau yang menerut saya baik belum tentu menurut tuhan itu baik,dan saya selalu menanamkan dalam diri saya berusaha, berdo'a,dan berpasrah atas takdir yang telah di berikan tuhan kepada saya,dan disaat saya butuh support di situ teman,kerabat, sodara,guru selalu memberikan saya semangat dan bimbingan,banyak peran mereka saya yang tidak akan lupakan baik itu jasa harta maupun tenaga,dan semoga saya bisa berhasil mengejar mimpi saya dan di kala tidak berhasil semoga di berikan yang terbaik buat saya agar bisa membalas jasa jasa orang yang telah terlibat dalam proses saya, mungkin cukup cerita dari saya,dan saya selalu mengingat teman² agar sayanginlah orang tuamu sebelum mereka tiada,hargai orang tuamu senangin orang tua jangan membuat mereka merasa sakit hati karna perbuatan atau perkataan mu yang di lontarkan kepada kedua orang tua kalian,karna penyesalan itu datangnya di akhir bukan di awal,makan dari itu saya ingin mengingatkan teman²bukan karna saya baik ataupun menasihati tapi saya belajar dari pengalaman yang saya alamin semoga teman²bisa membanggakan orang tua kalian,karna suksesnya kamu tergantung perilaku mu kepada kedua orang tua mu, "SEMOGA KITA SEMUA SUKSES DAN MENJADI KEBANGGAAN ORANG TUA"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
sedarah tapi bukan sekeluarga
mengingat beberapa tahun yang lalu ada anak yang sedang membicarakan masa depan nya,salah satu diantar dua orang tersebut adalah saya seja...
-
mengingat beberapa tahun yang lalu ada anak yang sedang membicarakan masa depan nya,salah satu diantar dua orang tersebut adalah saya seja...
-
dokumentasi saya yang sedang berlomba di kejuaraan O2SN tingkat provinsi yang di selenggarakan di pandeglang
-
nama ku holil aku tinggal bersama kakak dan adik saya mempunyai cita-cita dari kecil menjadi abdi negara saya selalu berdo'a dan berusa...



💯
BalasHapusJangan menyerah 💪
BalasHapus